4 Jenis Bangunan Art Deco dari Berbagai Negara

4 Jenis Bangunan Art Deco dari Berbagai Negara

12 November 2021 | Reading Time: 4 minutes

art deco mata air
Sumber: elnoticieroenlinea.com

Art Deco merupakan sebuah gerakan (movement) dari seni dekoratif dan arsitektur yang dimulai pada tahun 1920an dan berkembang pesat menjadi gaya utama di Eropa dan Amerika Serikat pada periode tahun 1930an.

Art Deco pada awal kemunculannya bertujuan untuk menciptakan desain yang anggun dan anti-tradisional, serta merepresentasikan modernisme dan kemutakhiran.

Karakter utama dari langgam Art Deco adalah bentuk geometris murni dan lebih sederhana dari langgam yang umum pada saat itu seperti Victorian atau Classical Roman, namun dengan detail-detail yang unik.

Mari simak inspirasi bangunan bergaya Art Deco dari 4 kota dari negara yang berbeda berikut ini.

1. Miami, USA - Warna pastel yang menyenangkan

art deco mata air
Sumber: livebythesun.de, afar.com

Miami adalah salah satu kota di dunia yang memiliki Art Deco Historic District, yaitu suatu kawasan yang khusus berisi bangunan bergaya Art Deco.

Art Deco Historic District ini menjadi salah satu destinasi utama pariwisata di Miami, dan pertama kali dibangun pada sekitar tahun 1930an, di mana saat itu langgam Art Deco sedang berkembang pesat.

Ciri khas Art Deco yang berada di Miami adalah penggunaan warna-warna pastel.

2. Mumbai, India - Koleksi kedua terbesar di Dunia!

art deco mata air
Sumber: harnas.com, thejakartapost.com

Menurut Daftar Warisan Dunia oleh UNESCO, Mumbai India diyakini memiliki koleksi terbesar kedua di dunia, setelah Miami, dalam hal bangunan bergaya Art Deco.

Bangunan bergaya Art Deco di Mumbai sebagian besar dibangun pada periode tahun 1930-1950an, dan banyak dipengaruhi oleh gaya Gothic Victoria yang berasal dari Inggris.

Dengan semakin populernya langgam Art Deco di Mumbai, banyak bangunan yang menggunakan gaya ini, mulai dari bangunan residensial, hingga bangunan komersial seperti sekolah, rumah sakit, dan gedung perkantoran.

Karakteristik bangunan Art Deco di Mumbai adalah adanya desain balkon dan beranda, fasad depan yang elegan, penggunaan lantai marble, dan adanya desain tangga spiral.

3. Casablanca, Morocco - Paduan French Style & Tradisi Islami

art deco mata air
Sumber: wikipedia.org. nationalgeographic.com

Arsitektur bergaya Art Deco di Casablanca, Marocco merupakan wujud dari perpaduan arsitektur modern dari barat dengan desain tradisional Maroko.

Langgam Art Deco di daerah ini biasa disebut mauresque architecture, yang memadukan fasad lengkung bergaya French art deco dengan gaya ubin Islami.

Contoh bangunan bergaya Art Deco yang terkenal dan bisa Anda kunjungi saat berkunjung ke Casablanca, Maroko misalnya Kantor Pos Utama Casablanca, Gedung Pengadilan (Palais de Justice), Gedung Bioskop Rialto, dan Kantor Bank Al-Maghrib.

4. Bandung, Indonesia - Banyak Lengkung dan Kaca Patri

art deco mata air
Sumber: humas.bandung.go.id, goodnewsfromindonesia.id

Gaya Art Deco masuk ke Indonesia pada zaman kolonial dengan banyak unsur yang dipengaruhi oleh gaya arsitektur modern.

Bandung menjadi kota di Indonesia yang memiliki bangunan berlanggam Art Deco, dimulai pada tahun 1920an.

Karakteristik Art Deco yang ada di Bandung, Indonesia terdapat pada desain kaca patri, bentuk geometris lengkung, warna cat, hingga bentuk-bentuk ornamen yang mewakili kebudayaan Indonesia.

Bangunan dengan gaya arsitektur Art Deco di Bandung yang terkenal misalnya Hotel Savoy Homann yang berada di Jalan Asia Afrika, Gedung Villa Isola yang berada di kawasan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Toko De Vries yang ada di kawasan Braga.

Pemerintah Republik Indonesia bersama dengan Pemerintah Kota Bandung, berkomitmen untuk menjaga kelestarian beragam bangunan cagar budaya berlanggam Art Deco yang berada di Kota Bandung ini.

Gaya Art Deco yang Tidak Lekang oleh Waktu

art deco mata air
Sumber: pikiran-rakyat.com

Gaya Art Deco yang populer di tahun 1920-1930an ternyata tetap tampil atraktif hingga kini, ia merupakan salah satu langgam arsitektur yang tak lekang oleh waktu.

Bangunan bergaya Art Deco pun ternyata sedikit-banyak memiliki perbedaan dan ciri khas masing-masing, tergantung di negara mana dia berkembang

Jika Anda menyukai gaya bangunan yang mewah dengan detail-detail menarik, namun tidak “seramai” detail yang ada di gaya klasik, maka gaya Art Deco bisa menjadi pilihan Anda

Semoga artikel ini bisa menginspirasi Anda!

Mata Air telah memiliki 20 tahun pengalaman dalam menciptakan hunian kelas atas yang eksklusif dan mewah, termasuk bangunan bergaya Art Deco. Kami dengan senang hati membantu Anda mewujudkan hunian impian Anda tanpa mengesampingkan gaya atau style interior dan arsitektur yang Anda sukai.

Jika Anda ingin mengetahui layanan lengkap Mata Air Design & Build, silakan pelajari menu kami disini atau klik button WA di pojok kanan bawah untuk chat langsung dengan konsultan Mata Air.

Gambar diambil dari: nationalgeopgraphic.com, wikipedia.org, goodnewsfromindonesia.id, livebythesun.de, harnas.co, thejakartapost.com, afar.com, pikiran-rakyat.com, humas.bandung.go.id, elnoticieroenlinea.com

Beberapa informasi diambil dan disadur dari: harnas.co, wikipedia.org, goodnewsfromindonesia.id, theculturetrip.com, thejakartapost.com, afar.com

^