6 Hak Konsumen yang Penting untuk Anda Ketahui Saat Membangun Rumah

6 Hak Konsumen yang Penting untuk Anda Ketahui Saat Membangun Rumah

23 September 2021 | Reading Time: 4 minutes

Hak Konsumen Mata Air

Sebelum memutuskan membangun sebuah rumah tinggal, idealnya Konsumen atau Klien akan berkonsultasi dan menggunakan jasa Arsitek untuk membantu mewujudkan ide serta harapan akan sebuah rumah tinggal.

Arsitek yang memiliki kompetensi yang baik akan mampu merancang sebuah bangunan dengan keahlian memadukan 3 prinsip utama, yaitu Firmitas (kekokohan / daya tahan bangunan), Utilitas (fungsi / kegunaan bangunan), dan Venustas (keindahan bangunan)

Hak Konsumen Mata Air
Bagan yang menunjukkan 3 elemen utama yang paling penting dalam merancang bangunan yang baik, termasuk rumah tinggal.

Tentu semua Konsumen sepakat bahwa sebuah desain bangunan yang baik, termasuk rumah tinggal, harus kokoh dan memiliki daya tahan yang baik, harus bisa berfungsi dengan baik sesuai kebutuhan penggunanya, dan harus indah secara visual.

Pada tanggal 12 Juli 2017 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia akhirnya mengesahkan Undang-Undang Arsitek Nomer 6 tahun 2017.

Dalam UU Arsitek Nomer 6 tahun 2017 ini, pada Pasal 1 disebutkan bahwa Arsitek adalah seseorang yang melakukan Praktik Arsitek dan telah secara sah memiliki Surat Tanda Registrasi Arsitek (dahulu disebut sebagai Surat Keahlian Arsitek / SKA) yang dikeluarkan oleh Dewan Arsitek Indonesia.

Karena itu, penting untuk terlebih dahulu melihat latar belakang, riwayat, serta pengalaman dari Arsitek yang akan Anda pilih untuk merancang rumah tinggal Anda.

Selain itu, UU Arsitek ini juga dibuat sebagai bentuk perlindungan hukum bagi Arsitek, Konsumen (Pengguna Jasa) Arsitek, Hasil Karya Arsitektur, serta Masyarakat Luas.

Tidak hanya Arsitek yang memiliki hak dan kewajiban dalam sebuah perjanjian kerja. Konsumen atau Pengguna Jasa pun memiliki hak dan kewajiban yang diatur dalam UU Arsitek ini.

Ada 6 Hak Konsumen atau Pengguna Jasa Arsitek yang tertuang dalam UU Arsitek Nomer 6 Tahun 2017, pasal 24, yaitu:

1. Mendapatkan Layanan Praktik Sesuai dengan Perjanjian Kerja

Hak Konsumen Mata Air
Sumber: draperyindustries.com

Perjanjian kerja antara Arsitek dengan Konsumen atau Pengguna Jasa sangatlah penting.

Pada perjanjian kerja secara tertulis ini akan ada detail tentang layanan yang akan diberikan oleh Arsitek, outcome (hasil rancangan berupa gambar) apa saja yang akan diterima oleh Pengguna Jasa, fee design yang telah disepakati bersama, timeline pekerjaan, dan detail-detail penting lainnya.

Karena itu, sebelum memulai pekerjaan, hendaknya kedua belah pihak (Arsitek dan Konsumen/Pengguna Jasa) telah menyepakati Perjanjian Kerja yang dibuat bersama, dan melakukan hak serta tanggung jawab berdasarkan Perjanjian Kerja tersebut.

2. Mendapatkan Informasi secara Lengkap dan Benar atas Jasa dan Hasil Praktik Arsitek

Konsumen atau Pengguna Jasa berhak mendapatkan berbagai informasi yang terkait dengan rancangan bangunannya secara lengkap, tepat, dan akurat, dari pihak Arsitek.

3. Memperoleh Perlindungan Hukum atas Jasa dan Hasil Praktik Arsitek

Jika Konsumen atau Pengguna Jasa mengikuti pedoman yang diberikan pemerintah, dengan memilih Arsitek yang kompeten sesuai dengan definisi Arsitek menurut UU Arsitek (bukan Arsitek abal-abal), maka Konsumen atau Pengguna Jasa akan memperoleh perlindungan hukum dari pemerintah akan hasil kerja atau praktik Arsitek.

Maka penting bagi Konsumen untuk memilih Arsitek dengan Surat Tanda Registrasi Arsitek yang telah ditetapkan oleh Dewan Arsitek Indonesia dan diatur di dalam UU Arsitek.

4. Menyampaikan Pendapat dan Memperoleh Tanggapan atas Pelaksanaan Praktik Arsitek

Hak Konsumen Mata Air
Sumber: freepik.com

Hubungan kerja antara Arsitek dengan Konsumen atau Pengguna Jasa adalah hubungan dua arah.

Maka diperlukan kesepakatan kedua belah pihak atas tiap tahap perancangan yang dilakukan, dan Konsumen juga berhak untuk bertanya, menyampaikan pendapat, serta memperoleh tanggapan selama proses perancangan berlangsung.

5. Menolak Hasil Praktik Arsitek yang Tidak Sesuai dengan Perjanjian Kerja

Pentingnya Perjanjian Kerja yang tertulis sebelum kerja sama dilakukan, adalah jika nantinya hasil praktik Arsitek ternyata tidak sesuai atau melanggar dari Perjanjian Kerja yang telah disepakati, maka Konsumen berhak untuk menolak hasil kerja tersebut dengan dasar-dasar yang jelas, sesuai dengan Perjanjian Kerja.

6. Melakukan Upaya Hukum atas Pelanggaran Perjanjian Kerja sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-undangan

Jika pelanggaran atau ketidak sesuaian hasil praktik Arsitek dengan Perjanjian Kerja tidak mampu diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak bisa ditemukan jalan keluar yang disepakati bersama, maka Konsumen berhak untuk menempuh upaya hukum atas pelanggaran perjanjian kerja tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bijak dalam Memilih Arsitek untuk Merancang Rumah Impian Anda

Hak Konsumen Mata Air
sumber: freepik.com

Dengan memahami bahwa ada peraturan perundang-undangan yang menjadi payung hukum serta mengatur hak dan kewajiban antara Arsitek dengan Pengguna Jasa Arsitek, maka kedua belah pihak bisa lebih bernafas lega dan nyaman dalam menjalankan kerja sama secara profesional.

Konsumen atau Pengguna Jasa Arsitek hendaknya bijak dalam memilih Arsitek dan teliti saat menyepakati sebuah kontrak kerja.

Pilihlah Arsitek yang telah memenuhi standar kompetensi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, memiliki track record yang baik, mampu bersikap profesional, serta mampu memahami keinginan Anda dalam mewujudkan hunian impian Anda.

Perusahaan Mata Air telah memiliki 20 tahun pengalaman dalam merancang dan membangun hunian kelas atas secara profesional. Kami dengan senang hati membantu Anda mewujudkan hunian impian Anda.

Jangan segan untuk menyampaikan pendapat Anda maupun bertanya mengenai hal-hal yang dirasa kurang jelas seputar perancangan, karena komunikasi dan transparansi adalah dua hal yang sangat penting dalam menjalin kerja sama yang baik dan profesional antara pihak Arsitek dengan Konsumen.

Semoga artikel ini bisa membantu Anda!

Jika Anda ingin mengetahui lebih detail mengenai layanan Rancang Bangun dari Mata Air, silakan pelajari menu kami disini.

Atau jika masih punya keraguan atau pertanyaan seputar Rancang Bangun, klik button WA di pojok kanan bawah untuk chat langsung dengan konsultan Mata Air.

Gambar diambil dari: freepik.com dan draperyindustries.com.

Beberapa informasi diambil dari: website Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan Dokumen Undang-Undang Arsitek Nomer 6 tahun 2017.

^