5 Cara Merawat Tanaman Indoor

5 Cara Merawat Tanaman Indoor

6 January 2021 | Reading Time: 2 minutes

Mengoleksi tanaman indoor menjadi kesukaan baru yang positif di pandemi ini!

Rumah menjadi lebih hijau dan udara menjadi lebih sehat. Juga baik untuk kesehatan mental Anda karena menurut riset biophilic design menatap kehijauan selama 4-6 menit membantu menurunkan tingkat stress dan menyegarkan pikiran. 

Dan yang terpenting, Anda bisa senang karena tetap bisa jadi diri sendiri selama karantina dengan menyalurkan hobi baru berkebun Anda. Untuk mendukung hobi ini, bisa dimulai dengan mengetahui cara dasar untuk merawat tanaman indoor Anda.

indoorplantpot1

Photo by Brina Blum on Unsplash

Cara 1 - Jangan Terlalu Sering Memindahkan Tanaman

tanaman membutuhkan waktu cukup lama untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Maka dari itu, lebih baik jangan memindahkan tanaman terlalu sering agar proses adaptasi berlangsung dengan baik.

Cara 2 - Kebutuhan Sinar Matahari Tercukupi

Kualitas, durasi, dan intensitas cahaya matahari sangat berpengaruh pada pertumbuhan tanaman. Untuk itu, letakkan tanaman pada area yang terkena sinar matahari selama 12–16 jam per hari.

Cara 3 - Perhatikan kelembaban tanah, atur jadwal siram

Menyiram tanaman hias dalam ruangan tidak harus dilakukan setiap hari. Jika tanah masih dalam kondisi lembab berarti tanaman hias dalam ruangan masih dalam kondisi cukup air. Tanah yang terendam air dapat menyebabkan pembusukkan akar. Segera siram tanaman hias dalam ruangan ketika tanahnya mulai mengering.

Cara 4 - Penuhi nutrisi, berikan Pupuk NPK

Untuk membantu tanaman berkembang subur, Anda bisa menambahkan pupuk NPK yang isinya yaitu Natrium, Fosfor, dan Kalium atau dengan takaran seimbang, yaitu 10-10-10. Tanaman akan lebih sehat dan berfungsi sebagai pembersih ruangan dengan maksimal.

indoorplantpot2

Photo by Brina Blum on Unsplash

Cara 5 - Pangkas Tanaman secara Rutin, Tanaman Happy

Bagian tanaman yang kering, misalnya daun, jika dibiarkan justru dapat menarik perhatian serangga dan hama. Maka sebaiknya dipangkas pada titik tumbuhnya atau pada sudut 45 derajat untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman lebih sehat. Jika dilakukan dengan baik dan rutin, maka tanaman dengan baik, serta terlihat rapi dan menarik.

Disadur dari Biophilic study oleh Jie Yin di sciencedirect.com, merdeka.com & dekoruma.com

^